Mengintegrasikan perempuan ke dalam program restorasi tidak hanya mempromosikan keadilan, tetapi juga meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, dan inklusivitas. Dengan memprioritaskan kepemimpinan perempuan dan mengatasi hambatan sistemik, upaya restorasi dapat menjadi model ketahanan masyarakat dan lingkungan.
0+
Perempuan Pejuang Mangrove
Temukan Perjalanan Perempuan Memperkuat Ketahanan Komunitas Melalui Restorasi Mangrove
0
Kelompok Perempuan
Rp 0 Juta
Modal Awal
0 %
Persentase Lokasi Tanam
Perempuan sebagai Agen dan Inisiator Pemulihan Lanskap (PERISAI) Mangrove
Menguatkan peran perempuan sebagai penggerak utama dalam menjaga lingkungan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan membangun masa depan yang inklusif.
Wujudkan Dampak Nyata Mulai Hari Ini
Cerita yang Menguatkan, Suara yang Menginspirasi
Setiap perempuan punya cerita. Di sini, mereka berani bicara, berbagi perjalanan, dan menginspirasi satu sama lain untuk tumbuh, bangkit, dan melangkah lebih jauh.
- Kesiapan infrastruktur sosial dan biofisik restorasi mangrove di Kabupaten Tojo Una-Una
- 60 orang perempuan terlibat aktif dalam kegiatan peningkatan kapasitas kepemimpinan, restorasi mengrove dan penguatan ekonomi
- 60 orang perempuan terlibat aktif dalam penguatan ekonomi lokal berbasis mangrove
- Penguatan ekonomi keluarga
- Data praktik baik dan pembelajaran
- Ruang belajar komunitas
- Konektivitas jejaring
- Peningkatan Kapasitas perempuan untuk geotagging dan monitoring restorasi mangrove
- Pusat Perawatan bibit mangrove (Nursery Center) – 50.000 bibit mangrove disiapkan dan ditanam oleh perempuan
- Aksi restorasi mangrove dipimpin perempuan
- Rekognisi partisipasi perempuan (lokal–global)
- Dokumentasi hak tenurial perempuan pesisir